Ugh, lama tidak membubuhkan catatan di Dealovy, bahkan tanggal 16 bulan kemarin pun tak ada catatan baru yang dipublikasikan di sini. Mengapa? Panjang jawabannya. Namun secara singkat, kami sama-sama disibukkan nuansa Idul Fitri. Aku di kampung halaman, Uni sibuk bersilaturahmi. Adakah sebab lain? Ada :). Apa? Sekali lagi, panjang jawabannya.
Perjalananku kembali dari kampung halaman adalah salah satu momen yang tak terlupakan. Sebuah harmoni yang terbentuk, cikal bakal dari meningkatnya kualitas Dealovy secara menyeluruh. Dan peningkatan ini sangat signifikan walau sesekali sempat diinterupsi.
Menyatukan dua kepala yang berbeda tetap menjadi PR besar bagi manusia. Perpaduan jiwa raga dan pola fikir membentuk sebuah kompleksitas yang unik pada setiap individu. Tak terkecuali pada individu seorang Dewa dan Silvy. Perbedaan-perbedaan besar telah bisa kami tangani, namun setumpuk perbedaan kecil masih ada, terkadang merusak suasana. Dalam sebuah kesepakatan, kami mulai memilah perbedaan mana saja yang bisa dipertahankan dan perbedaan mana yang perlu dicarikan solusinya.
Dicarikan solusi, bukan dipaksakan untuk sama.
Jadi, tidak harmoniskah Dealovy? Bukan itu. Hubungan ini memang bukan kami jalin untuk sekedar menggapai bahagia dalam pacaran saja, yang kemudian tersentak kaget setelah menikah karena banyak ketidaksesuaian yang tercecer dan tak kami bereskan saat masih berpacaran. Masa-masa pacaran ini kami gunakan sebagai masa penyesuaian total, hingga nantinya kami bisa mereguk manisnya pernikahan tanpa terlalu khawatir oleh berbagai perbedaan karena telah kami siapkan jalur-jalurnya.
Saat tiba saatnya nanti,pernikahan kami bukan hanya siap untuk diraih, namun telah cukup matang untuk dijalani dan dinikmati :).